Thursday, August 24, 2017

Mengubah Jaringan 3G ke LTE Only di Android

Jika anda menggunakan smartphone android saat ini, sudah bisa dipastikan akan membeli paket dengan kuota 4G. Selain dengan harga yang murah dan kuota yang besar, kecepatannya juga tidak bisa diragukan lagi.

Tapi sayang ketika sinyal 4G di daerah kita lebih kecil dibanding sinyal 3G nya atau sinyal 4G yang tiba-tiba hilang, maka secara otomatis smartphone kalian akan merubah sinyal ke 3G. Dan bagaimana jika kita tidak ada kuota 3G, maka secara otomatis pulsa kita akan tersedot untuk internet tadi.

Jadi, untuk menghindari hal tersebut kita harus merubah mode 4G preferred ke 4G only. Namun fitur ini tidak tersedia di pengaturan pada biasanya.
Maka dari itu kita dapat merubahnya secara manual dengan dial menggunakan kode nomor *#*#4636#*#* (Biasa untuk pengguna Xiaomi, Lenovo, dll).

  • Kemudian pilih lokasi SIM untuk internet anda (SIM 1 atau SIM 2)

  • Setelah itu pada "Set preferred netword type" pilih LTE Only
  • Kemudian tunggu beberapa saat, dan jaringan anda akan beralih ke 4G.
  • Selesai.



Untuk pengguna brand Samsung atau yang lain yang tidak bisa menggunakan kode dial tersebut, kita dapat menggunakan aplikasi 4G  LTE Switch yang bisa di download di Google Play.


Note *: Kekurangan dari cara ini yaitu disaat mengubah jaringan ke “4G only” kita tidak bisa menerima panggilan telepon dan SMS. Jadi disaat mengubah ke jaringan 4G only kartu hanya dapat digunakan untuk berinternetan saja.

Tuesday, August 22, 2017

Cara Mengetahui Jenis Partisi Pada Harddisk, MBR or GPT?



Perihal mencari perbedaan ini dimulai ketika admin sedang melakukan instal ulang laptop, yang mana pada saat itu skema harddisk menggunakan GPT Partition, sedangkan bootable untuk installer windows saya menggunakan skema MBR Partition ketika membuat bootable dengan Rufus. 

Seperti inilah error saat itu

Kemudian saya mencoba mencari informasi cara mengatasinya karena pada saat itu saat tidak tahu apa-apa mengenai hal tersebut. 
Akhirnya saya membuat ulang bootable installer windows tadi dengan skema GPT Partition.

Seperti ini
Masalah telah selesai.
Atau kalian bisa juga mengubah Skema MBR harddisk nya. Hanya saja menurut saya lebih bagus menggunakan skema GPT Partition pada harddisk anda.

Selanjutnya disini akan saya jelaskan perbedaan MBR dan GPT tadi.
Master Boot Record (MBR) adalah informasi yang terletak di sektor pertama pada setiap hardisk ataupun disket yang mengidentifikasikan bagaimana dan di lokasi mana sistem operasi disimpan, sehingga sistem operasi dapat dimuat ke ruang penyimpanan utama komputer atau RAM untuk kemudian dijalankan.

Sedangkan GUID PARTITION TABLE (GPT) adalah bagian dari EFI System, yang mana GPT ini mendefinisikan Standar Layout Tabel partisi pada Hard Disk mengunakan Global Uniqui Identifier (GUID).

Perbedaan MBR dengan GPT :
  1. MBR hanya mendukung kapasitas penyimpanan hingga 2 TB saja, Sedangkan GPT mendukung kapasitas penyimpanan hingga 9 ZB atau setara dengan 9000 TB
  2. GPT dapat dibagi menjadi 128 partisi Hard Disk, Sedangkan MBR hanya dapat dibagi menjadi 4 partisi.

Mungkin itu perbedaan dasar yang bisa teman-teman ketahui.
Nah kemudian, bagaimana cara mengetahui apakah harddisk kita menggunakan skema MBR atau GPT partisi.
Langkah-langkahnya dapat dilakukan sebagai berikut :


  • Jika anda menggunakan windows 10, anda dapat melakukan klik kanan pada Logo windows. Kemudian pilih Disk Management


  • Atau jika menggunakan versi windows 7 atau 8.1, dapat melakukan search Disk management , dan pilih Create and Format Harddisk Partitions.




  • Setelah masuk Disk Management, klik kanan pada disk kalian. Jika terlihat disana Convert to MBR Disk. Berarti skema Harddisk kalian saat ini GPT seperti diatas.

Mungkin itu saja cara mengetahui jenis partisi pada harddisk yang dapat admin bagikan. Semoga bermanfaat.

Wednesday, May 10, 2017

Mengembalikkan Semua File yg Terhidden di Flashdisk karena Virus


Saat kita  menggunakan flashdisk tidak menutup kemungkinan flashdisk yang kita gunakan terganggu dengan virus yang ada pada komputer yang digunakan, terutama komputer umum yang sering banyak orang colok cabut flashdisk di dalamnya. Seperti halnya di warnet ataupun lab tempat anda study.
Penulis sendiri terkadang merasa kesal, ketika flashdisk yang digunakan, tiba-tiba data yang mau di akses menjadi hilang semua. Ini kerap kali terjadi saat memasukkan flashdisk kedalam komputer orang lain. 


Saat kita melihat space used di flashdisk ternyata masih seperti sebelumnya, tapi di dalam nya tidak ada terlihat data-data milik kita. Maka sudah dipastikan data tersebut di hidden oleh virus tadi. 

Untuk itu penulis sedikit berbagi tips mengatasi dan mengembalikkan data-data yang kita miliki sebelumnya.


Langkah pertama yaitu Tekan tombol Windows + R pada keyboard akan tampil form Run, kemudian ketik cmd . seperti gambar disamping. Lalu enter atau klik OK.



Langkah kedua yaitu perhatikan label flashdisk milik kalian. Di sini label flashdisk yang saya miliki adalah Drive F . Maka pada command prompt ketik F:
seperti  pada gambar.





Kemudian kita lanjutkan dengan langkah berikut
ketik Attrib -h -s -a -r /s /d  seperti gambar di atas. Kemudian tunggu hingga selesai.




Setelah itu kita dapat mengecek flashdisk kita , apakah data nya sudah kembali seperti sebelumnya.
Dan kita hapus data yang kita curigai sebagai virus di dalamnya.

Mungkin itu saja tutorial sederhana kali ini.

Sunday, March 19, 2017

Perintah Run Pada Windows

Perintah RUN pada sistem operasi windows berfungsi untuk mencari atau membuka suatu sistem yang berada pada windows, baik itu berupa program, aplikasi, file, folder, dan sebagainya dengan sangat cepat.

Dengan menekan logo windows + R, Anda bisa membuka semua sistem, program ataupun aplikasi yang berada pada windows dengan sangat cepat tanpa harus berputar-putar mencarinya terlebih dahulu. Untuk dapat menggunakan perintah run ini, ada beberapa perintah yang harus Anda ketahui.
Berikut beberapa perintah menggunakan fungsi Run : 

  1. msconfig. Perintah ini menuju ke System Configuration berguna untuk merubah beberapa aplikasi yang berjalan pada System Startup, Services, Boot dan juga pilihan  Startup Selection.
  2. regedit. Perintah paling populer dikalangan teknisi dan juga pengguna komputer yang bertujuan merubah System Registry Windows.
  3. %programfiles%. Perintah langsung menuju ke folder Program Files.
  4. %userprofile%. Perintah langsung ke folder User Profil. Bertujuan untuk mengakses langsung ke My Document, Dekstop, Downloads, My Music, My Pictures, My Videos, Saved Games dan lainnya.
  5. control. Cara pintas untuk masuk ke System Control Panel komputer.
  6. cleanmgr. Perintah langsung untuk membuka Window Disk Cleanup Manager.
  7. compmgmt.msc. Perintah langsung membuka Computer Management. Biasanya ini diakses dengan cara melakukan klik kanan pada My Computer/Computer dan pilih Manager.
  8. fsmgmt.msc. Perintah langsung untuk membuka Window Shared Folders. Untuk melihat folder atau perangkat yang telah di-share serta mengatur fungsi (share).
  9. msinfo32. Perintah langsung untuk membuka Window System Information. Untuk melihat spesifikasi komputer mencakup hardware serta software yang digunakan.
  10. netplwiz. Perintah langsung untuk membuka Window User Accounts. Untuk mengatur konfigurasi pengguna.
  11. osk. Perintah langsung menampilkan On Screen Keyboard. osk kependekan dari On Screen Keyboard.
  12. utilman. Untuk menampilkan Utility Manager untuk mengaktifkan feature Magnifier, Narrator, Start On Screen Keyboard dan Set Up High Contrast.
  13. wuapp. Perintah untuk menampilkan Window Update. Untuk memasang, mengatur, atau menghentikan proses otomatis update.
  14. notepad. Perintah langsung untuk menampilkan Notepad, untuk membuat catatan penting di notepad.
  15. mstsc. Perintah langsung menampilkan Window Remote Desktop. Untuk membuka aplikasi remote desktop dan menghubungkannya dengan komputer klien.
  16. winver. Untuk menampilkan versi Operasi Windows yang sedang di gunakan.
  17. calc. Perintah untuk membuka aplikasi kalkulator pada Windows.
  18. taskmgr. Perintah untuk membuka Task Manager.
  19. services.msc . Perintah untuk membuka pengaturan services pada Windows.
  20. gpedit.msc. Perintah untuk membuka pengaturan Local Grup Policy Editor.
    Group Policy sering digunakan untuk membatasi tindakan-tindakan tertentu yang dapat menimbulkan risiko keamanan potensial, seperti Untuk memblokir akses ke Task Manager Membatasi akses ke folder tertentu dan lain-lain.
  21. desk.cpl. Perintah untuk membuka pengaturan atau Display properties.
  22. cmd. Perintah untuk membuka command prompt di windows dengan cepat

Itulah beberapa perintah Run yang sering digunakan user untuk membuka program atau pengaturan dengan cepat pada Sistem Operasi Windows. Masih banyak lagi perintah-perintah Run yang dapat digunakan lainnya. 

Monday, November 21, 2016

Bahasa Pemrograman C# (C Sharp)


Bahasa pemrograman C# atau disebut C Sharp adalah bahasa pemrograman yang dibuat dan dikembangkan oleh Microsoft sebagai bahasa yang Modern, Mudah, General-purpose, dan berorientasi Objek. C# dikembangkan sejalan dengan perkembangan Teknologi.Net dan banyak digunakan oleh para Developer .Net untuk mengembangkan Teknologi dengan platform .Net.

C# sendiri merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek dan mempunyai banyak kesamaan dengan C++ , Java, dan VB. Bisa disimpulkan bahwa C# merupakan kombinasi antara efesiensi pemrograman C++ ,  kesederhanaan pemrograman Java, dan simplifikasi atau penyederhanaan dari pemrogaraman Visual Basic.

LinQ (Language Integrated Query) merupakan Syntax query yang terintegrasi dalam pemrograman C# dan data dari berbagai sumber Database dapat diakses dengan sintaks yang sama. Dengan menggunakan LinQ, maka compiler .Net dapat secara langsung mengompilasi kode Query tersebut. LinQ mulai diimplementasikan pada Teknologi .Net 3.0 .

Pada pemrograman C# terdapat beberapa aspek fundamental bahasa yang harus diketahui, yaitu:
  1. Variabel
  2. Konstanta
  3. Operator relasional
  4. Operator Logika
  5. Kondisi
  6. Looping


sumber : Wahana, Komputer (2011). Shortcourse Series Microsoft Visual C# 2010. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.